Untuk mengetahui seseorang terkena bronkitis biasanya dokter memeriksa kondisi fisik dan gejala yang dialami oleh pasien. Sedangkan pada keadaan kronis, diperlukan foto x-ray untuk mengetahui kerusakan paru-paru. [Artikel sebelumnya: Mengobati Hepatitis Secara Alami]
Photo: emeraldcoastresearch.com
Gejala Umum Penyakit Paru-paru Basah
- Sesak nafas, bahkan dengan sedikit gerak saja.
- Batuk mengeluarkan dahak, kadang berwarna kemerahan
- Mudah terkena flu
- Mudah lelah
- Pembengkakan pada kaki dan tungkai
- Sakit Kepala
- Gangguan pada penglihatan, dll.
Cara Mengobati Paru-Paru Basah Secara Alami
Mengobati bronkitis dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter dalam bentuk resep. Namun di sini kita akan bahas tips membuat ramuan untuk mengobati penyakit paru-paru basah dengan bahan tradisional yang mudah anda dapatkan. [Lainnya: Obat Alami Untuk Semua Jenis Batuk]
Mengobati Penyakit Paru-paru basah Secara Alami Menggunakan Obat Tradisional
1. Tanaman Ciplukan
Tanaman ini mudah anda temukan di kebun atau ladang. Buang buahnya, gunakan bagian yang lain. Setelah dicuci, anda bisa merebusnya hingga mendidih. Minum airnya saat dingin sebanyak 3 kali dalam sehari. Tiap kali minum sebanyak 1 gelas. Lakukan cara ini hingga sembuh.
sumber gambar: wikimedia.org
2. Daun Pegagan
Sediakan bahan berupa 29 gram daun pegagan dan 15 gram jahe. Iris tipis-tipis kedua bahan, kemudian masukkan ke dalam 500 cc air. Rebus sampai air tersisa separuh dari semula. Segera minum selagi hangat sebanyak 2 kali sehari. Lakukan cara ini selama 2 minggu, kemudian berhenti dalam 3 hari. Anda dapat membuatnya lagi setelah itu.
3. Kulit Kacang Tanah
Sediakan 27 gram kulit kacang tanah dan gula merah seperlunya. Kulit kacang tanah direbus hingga air keruh. Saring lalu tambahkan gula merah. Minum ramuan tradisional ini sewaktu hangat sebanyak 2 kali dalam sehari. Lakukan seperti pada daun pegagan.
4. Bunga Sepatu
Sediakan 2 kuntum Bunga sepatu dan garam secukupnya. Bunga sepatu dicuci, kemudian ditumbuk hingga halus. Masukkan ke dalam segelas air, tambahkan garam. Saring setelah dingin. Minum obat alami ini tiap pagi, siang dan malam.
Tips Mengobati penyakit paru-paru basah
Para Ahli Medis menyarankan untuk banyak istirahat dan memenuhi asupan cairan tubuh. Banyak istirahat bukan berarti tidur terus-menerus di ranjang. Hindari pekerjaan yang terlalu berat. Jangan berkendara saat malam hari, dan hindari tidur tanpa alas dan baju. Penderita penyakit ini juga harus menghindari asap kendaraan, debu, cat tembok, dsb. Mulai sekarang pertimbangkan bahaya rokok, terutama bagi penderita penyakit ini.
Perbanyak Makan buah dan sayuran, penuhi asupan vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Jika selama ini cara hidup anda salah, segera beralih ke pola hidup sehat. Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan adalah berdo'a untuk kesembuhan penyakit. Semua usaha penyembuhan dapat kita lakukan, namun keputusan bukan di tangan kita atau pun dokter. Tuhan yang menyembuhkan semua penyakit. Jadi, iringi terapi anda dengan do'a.


17 Comments
Thx...smoga umurmu panjang....
ReplyDeleteAamiin. Tetap berusaha menjaga kesehatan dan bersyukur atas semua Nikmat yang telah diberikan olehNya
Deletemkasih kak...
ReplyDeleteMantap (y)
ReplyDeleteThx..
ReplyDeletethanks ya info ini sngt bermanfaat buat aq sn keluargaku..
ReplyDeleteterima kasih infonya :-)
ReplyDeleteMakasih infonya smg bermanfaat bg sy n keluarga Aamiin
ReplyDeleteTanaman ciplukan tu yg di rebus batang nya atau daun nya pak dokter ?
ReplyDeleteSeluruh bagian tanaman, kecuali buah.
Deletethanks infonya gan sangat membantu
ReplyDeleteKamsahamnida....
ReplyDeleteKlo baca artikel di atas seperti aku kena paru2 basah..y allah..
ReplyDeleteorang yang terkena pnyakit paru paru, apakah selamanya akan terinfeksi penyakit itu ???
ReplyDeleteDaun pegagan dan zahenya dijemur dulu gak kak?mihon dibales...trima kasih banyak
ReplyDeleteTidak, tapi dalam keadaan segar.
DeleteItu kalo minum jamu pohon cimplukannya sambil di selingi olahraga gak apa apa kan dok..?
ReplyDeletePost a Comment
Harap Berkomentar Secara Bijak demi kebaikan bersama.